Baik orang-orang pada umumnya maupun organisasi mengandalkan VPN karena sejumlah alasan. Koneksi aman ke jaringan bersama; tetap terkini dalam mengikuti perkembangan olahraga, berita, dan acara TV populer, mengakses konsol eksklusif, berbagi via P2P. Alasannya tidak ada habisnya. Namun keamanan dan anonimitas online adalah faktor yang diharapkan semua orang dari VPN. Ada sebagian VPN yang benar-benar mumpuni dalam hal itu juga. Tingkat teknologi yang digunakan oleh berbagai layanan itu menunjukkan bahwa kita sekarang lebih terlindungi dari pengintipan dibandingkan sebelumnya.

Meskipun ada beberapa layanan yang lebih mahal daripada yang lain, banyak pula layanan gratis; sebagian di antaranya lebih baik dibandingkan yang lain. Tetapi memilih satu layanan yang menyediakan tingkat perlindungan dan kinerja yang tepat akan sulit. Meskipun Anda bisa menghemat uang, Anda tidak akan mendapatkan kinerja sesuai harapan. Dan Anda tidak akan menikmati manfaat sebagaimana yang dinikmati pengguna berbayar, walaupun Anda memilih salah satu nama terbaik. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa aplikasi yang Anda pasang mungkin bukan yang dapat Anda percayai. Sebagian di antaranya akan menggunakan data Anda tanpa Anda kehendaki, berjalan dalam format peer-to-peer, dan banyak pula yang tidak menawarkan tingkat enkripsi yang Anda harapkan.
 VPN gratis - apakah benar-benar layak

Masalah utama yang dihadapi pengguna terkait VPN gratis

Batas dan pembatasan penggunaan data: Patut diingat bahwa banyak di antara penyedia-penyedia tersebut yang akan menerapkan pembatasan penggunaan – sebagian di antaranya sampai serendah 500 MB - dan sudah biasa kalau mereka sengaja memperlambat koneksi Anda demi mendorong Anda menggunakan layanan berbayar. Jika Anda hanya akan menggunakannya sebentar saja, Anda sebaiknya tahu bahwa sebagian besar penyedia terbaik menawarkan jaminan uang kembali hingga 30 hari.

Risiko privasi: Ada ratusan aplikasi VPN di industri ini, dan jika Anda memilih layanan gratis, mungkin sekali Anda akan menemukan beberapa aplikasi yang menampung aktivitas berbahaya dan invasif. Banyak yang diketahui mengandung malware, menjual informasi Anda ke pihak ketiga, dan menggunakan pustaka pelacakan (tracking libraries) untuk menyimpan semua informasi penjelajahan Anda. Banyak aplikasi seluler yang juga ingin mengakses materi pribadi seperti pesan teks dan email. Dan sejumlah aplikasi VPN gratis ternyata tidak melakukan enkripsi data sama sekali.

VPN gratis terbaik

Banyak penyedia berkualitas tinggi yang menawarkan versi gratis layanan mereka yang kami tinjau secara berkala di situs web ini. Di bawah ini daftar beberapa alternatif VPN gratis yang tersedia saat ini, berikut keterbatasan masing-masing.

TunnelBear: TunnelBear, setidaknya, paling menarik secara visual. Layanan VPN ini dirancang dengan baik dan mudah digunakan, sehingga menjadi pilihan populer di kalangan pengguna. Karena telah dibeli oleh McAfee, maka disertakan dukungan, stabilitas, dan inovasi yang dapat ditawarkan oleh perusahaan pada tingkat itu. Layanan tersebut berfungsi dengan baik di semua platform, dan kecepatannya yang tinggi menjadikannya pilihan yang baik untuk penjelajahan biasa.

Kekurangan: Kekurangan sebenarnya dari VPN ini adalah tingkat lalu lintas data. Pengguna gratis hanya menerima lalu lintas data sebesar 500 MB per bulan, yang hampir tidak cukup untuk memenuhi aktivitas rata-rata orang. Untuk mendapatkan tambahan 1GB selain yang 500 MB bulanan, Anda hanya perlu men-tweet tentang mereka.

Windscribe: Ini VPN yang sangat bagus bagi siapa pun yang berhemat di layanan berbayar. Layanan tersebut menawarkan alokasi data yang besar – 10GB tepatnya – dan pengguna memiliki kesempatan untuk meningkatkannya. Tambahkan 5GB dengan cara men-tweet tentang layanan ini dan 1GB untuk setiap teman yang Anda ajak. Dengan jumlah server sedemikian banyaknya di seluruh dunia, Windscribe mempertahankan tingkat kinerja yang stabil di semua perangkat.

Kekurangan: Meskipun memiliki banyak server di seluruh dunia, pengguna gratis tidak memiliki akses ke semua server tersebut. Hal ini akan berdampak lebih buruk pada sebagian pengguna dibanding yang lain. Pilihan saat beralih antarserver pun menjadi terbatas, dan Windscribe terkenal dengan firewall serta adblocker-nya yang terlalu protektif.

ProtonVPN: ProtonVPN, yang dihadirkan untuk Anda oleh orang-orang di balik ProtonMail, adalah layanan yang relatif baru yang disertai komitmen yang sama terhadap keamanan. Tanpa batas pada lalu lintas data dan antarmuka canggih, layanan ini merupakan salah satu VPN gratis paling menarik. Mereka memiliki server di lokasi-lokasi utama seperti Amerika Serikat, serta negara-negara yang lebih samar seperti Swiss dan Belanda. Dan dengan kebijakan tanpa-log yang diterapkannya, Anda memiliki privasi yang lebih baik.

Kekurangan: Seperti telah dipaparkan sebelumnya, beberapa VPN akan dengan sengaja membatasi koneksi Anda, sebagai cara untuk mendorong pengguna memilih layanan berbayar mereka. ProtonVPN adalah salah satunya. ProtonVPN memiliki alokasi data tak terbatas, jadi walau bagaimana pun mereka harus membuat layanan berbayarnya tampak sangat menarik.

Kesimpulan

Hal yang penting diingat adalah bahwa Anda harus selalu mengorbankan sesuatu jika Anda tidak bersedia membayar layanan tersebut. Beberapa di antaranya mungkin menawarkan lalu lintas data yang besar – atau bahkan tak terbatas –, atau koneksi ke server mereka di seluruh dunia, tetapi banyak yang tidak akan Anda dapatkan. Fitur keamanan yang ditingkatkan seperti perlindungan kebocoran DNS, tombol kill switch otomatis, dan enkripsi 256-bit; tingkat kinerja terbaik melalui koneksi ke ribuan server di seluruh dunia, bandwidth tak terbatas dan tidak adanya pelambatan; serta akses di berbagai platform dan perangkat secara bersamaan.

Jika Anda mempertimbangkan VPN gratis – atau VPN apa pun – maka Anda menyadari pentingnya keamanan online. Perlu diketahui bahwa menggunakan VPN gratis memiliki konsekuensi. Dan sering kali tingkat perlindungan dan kinerja yang mereka berikan, dibandingkan dengan apa yang Anda harapkan dari mereka, tidak sesuai harapan.